TERASPOS.COM, GOWA – Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Buakkang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, memasuki tahap akhir. Hingga Senin (28/9/2026), progres fisik pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Lambere tersebut telah mencapai 99 persen.
Penyelesaian infrastruktur ini melibatkan personel Yonzipur, Zibang, Yon TP, Babinsa Kodim 1409/Gowa, bersama masyarakat setempat melalui semangat gotong royong.
Sejumlah pekerjaan akhir terus dilakukan untuk memastikan jembatan dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Kolaborasi antara TNI dan warga menjadi bagian penting dalam percepatan pembangunan jembatan yang selama ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat di wilayah pedesaan.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 1409/Gowa, Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan masyarakat yang terlibat dalam pengerjaan jembatan tersebut.
Apresiasi diberikan atas dedikasi dan kerja sama seluruh pihak yang terus berupaya menyelesaikan pembangunan demi menghadirkan infrastruktur yang aman dan kokoh bagi masyarakat.
Keberadaan Jembatan Gantung Buakkang memiliki arti penting bagi warga setempat. Selain memperlancar mobilitas sehari-hari, jembatan ini diharapkan dapat membuka akses yang lebih mudah dan aman bagi masyarakat ant wilayah di Kecamatan Bungaya.
Infrastruktur tersebut juga diharapkan memberikan dampak terhadap aktivitas sosial dan perekonomian warga, terutama dalam mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian serta akses menuju pusat kegiatan masyarakat.
Dengan progres yang telah mencapai 99 persen, pembangunan Jembatan Gantung Buakkang kini berada di ambang penyelesaian.
Sinergi TNI dan masyarakat dalam pembangunan ini sekaligus mencerminkan semangat gotong royong dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok Kabupaten Gowa.

Tinggalkan Balasan